Home » , » Tergiur Proyek Besar, Uang Ratusan Juta Amblas Kena Tipu

Tergiur Proyek Besar, Uang Ratusan Juta Amblas Kena Tipu

Written By radiodairicirebon on Selasa, 20 Januari 2015 | 21.13

CIREBON (CT) – Ramli Simanjuntak (59) warga asal Tanah Baru RT 08 RW 07, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon ini, mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian yang ditaksir hingga ratusan juta rupiah akibat ditawarkan pembuatan proyek reklamasi dan puskesmas. Korban kemudian melaporkan kepada polisi, Selasa (20/01).
menurut korban awalnya dia dijanjikan oleh pelaku yang berinisial N (52) seorang warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang menawarkan sebuah proyek untuk melakukan kerjasama pembuatan puskesmas dan proyek reklamasi di Kelurahan Argasunya oleh PT.Toba Sakti Utama.
“Saya diberitahu bahwa program ini, merupakan salah satu program yang dibuat oleh pemerintahan pusat,” katanya dihadapan polisi.
Diceritakannya, saat itu dirinya diajak oleh pelaku dan teman-temannya bertemu di kantor Aksindo jalan Pangrango Raya no.158 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon untuk menawarkan perjanjian proyek dengan menggunakann kata-kata yang menggiurkan.
Akhirnya korban pun menyerahkan uang sebagai jaminan proyek tersebut, korban ini menyerahkan uang sebanyak tiga kali yaitu pada 28-09-2011 korban menyerahkan uangnya sebanyak Rp 70 juta dan Rp 154 juta serta Rp 24 juta.
Saat korban menyerahkan uang kali ketiganya korban pun menanyakan kepada pelaku, terkait sejauh mana proyek tersebut berjalan, namun sayangnya saat korban menyelidiki dan mencurigai sikapnya akirnya korban mengetahui bahwa dirinya ditipu dikarenakan perusahaan yang mengatasnamakan perusahaan yang mengatur program pemerintahan ini tenyata tidak ada.
Kapolsek Selatan Timur, Kompol Sutisna mengatakan bahwa pelaku ditangkap pada awal tahun 2015. “Para pelaku ini mengatasnamakan program pemerintahan pusat, namun hingga kini perusahaan tersebut itu tidak ada. kami juga sudah mengamankan barang bukti yang kami dapat dan masih mencari beberapa pelaku yang merupakan otak atau dalang dari pencurian ini,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Selasa (20/01).
Kini pihak kepolisian polsekta selatan timur pun sudang mengamankan barang bukti yang salah satunya berupa kwintansi pembayaran korban saat melakukan transaksi. Pihaknya juga masih mengejar para buronan yang ikut menikmati hasil penipuan ini. Sedangkan untuk pelaku yang kini menjadi tahanan polsekta seltim kota cirebon akan dijerat pasal 378 dan 372 KHUPidana terkait penipuan dan penggelapan dengan hukuman penjara kalau gasalah minimal 5 tahun penjara.(CT-104)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : geber website devt
Copyright © 2013. DAIRI FM CIREBON - All Rights Reserved
Template Created by : MASKOLIS