Home » , » Masjid Purbawisesa Diresmikan Oleh Syekh Gulam Hussain Bawani dari Singapura

Masjid Purbawisesa Diresmikan Oleh Syekh Gulam Hussain Bawani dari Singapura

Written By radiodairicirebon on Kamis, 15 Januari 2015 | 18.27

CIREBON (CT) – Masjid Purbawisesa Pondok Pesantren Amparan Djati, Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon diresmikan oleh Syekh Gulam Hussain Bawani dari Singapura dan sekaluligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (15/01).
Setelah melalui proses pembangunan yang cukup lama. Akhirnya Masjid Purbawisesa kini diresmikan. Dalam acara ini turut hadir juga pembina Yayasan Ki Gedeng Tapa Jumajan Jati yaitu K.H. Tosin Soenardi, ketua Yayasan Supadi Priyatna, pengasuh Pondok Pesantren Amparan Jati K.H. Drs. Ahmad Rozie, M.Ag., dan perwakilan dari Polsek Dukupuntang dan Komando Distrik Militer 0620.
Rangkaian acara diawali dengan tausiah oleh pengasuh pondok pesantren sebagai rangakian peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh donatur yaitu oleh Syekh Gulam Hussain Bawani dan diakhiri dengan ramah-tamah bersama para alim ulama dan seluruh undangan.
Dalam sambutannya, ketua Yayasan Ki Gedeng Tapa Jumajan Jati, Supadi Priyatna menyampaikan bahwa dengan peresmian ini semoga menjadi langkah awal menuju kemajuan yang lebih baik. Sehingga fasilitas pondok pesantren bertambah lagi, salah satunya adalah tempat ibadah. Sehingga bagi para santri akan lebih nyaman dan khusuk dalam menjalani ibadah di Masjid Purbawisesa.
“Saya sangat bersyukur dengan diresmikannya masjid ini. Karena dengan selesainya pembangunan masjid ini dan diresmikan, maka masjid ini dapat digunakan sebagai tempat ibadah sepenuhnya. Sehingga bagi santri dan jamaah yang lain akan lebih khusyuk dalam mejalankan ibadah di masjid ini. Dan saya juga berharap kedepan pembangunan pondok pesantren akan lebih pesat lagi,” katanya.
Kedepan, Pondok Pesantren Amparan Djati akan lebih mengedepankan program yang dapat membuat santri selain faham terhadap ilmu agama, juga akan memberikan keterampilan sebagai bekal untuk kewirausahaan setelah lulus dari pondok. Sehingga setiap lulusan tidak akan sulit lagi dalam mendapatkan pekerjaan. Hal ini lah yang akan mendongkrak kemajuan suatu lembaga pendidikan dalam memajukan perekonomian masyarakat.
Selain itu, program hafalan Alquran juga tetap menjadi program wajib. Karena selain mengutamakan akhlak juga pemahaman tentang Alquran juga penting. Sehingga santri tidak bersikap buruk ketika bekerja di dunia kerja.
“Pemahaman agama juga penting. Selain keterampilan bekerja juga kejujuran dan akhlak juga harus diutamakan. Biar lebih mampu bekerja dengan baik dan dipercaya oleh orang lain,” Tambah K.H. Ahmad Rozie, M.Ag., pengasuh pondok pesantren. (CT-107)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : geber website devt
Copyright © 2013. DAIRI FM CIREBON - All Rights Reserved
Template Created by : MASKOLIS