Home » » Filipina Diterjang Siklon Hagupit, Waspada Gelombang Tinggi di Kepulauan Sangihe

Filipina Diterjang Siklon Hagupit, Waspada Gelombang Tinggi di Kepulauan Sangihe

Written By radiodairicirebon on Jumat, 05 Desember 2014 | 17.54

FILIPINA - Filipina siap menghadapi terjangan Siklon Hagupit atau nama lokalnya Ruby. Saat ini siklon ada di Laut Filipina mengarah ke barat dengan kecepatan angin maksimum 241 km per jam. Bandingkan dengan kecepatan puting beliung yang hanya 60 km per jam.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho siklon ini berbahaya karena energinya dapat menimbulkan angin kencang, hujan deras, banjir, longsor, gelombang tinggi, dan badai petir. D
"iperkirakan siklon akan berada di daratan Filipina Minggu tanggal 7 November pagi besok. Diperkirakan 49 provinsi akan terkena dampak siklon Hagupit di antaranya di beberapa provinsi di IVA Region, IVB, dan V sampai VIII. Saat ini ribuan masyarakat telah diungsikan," ungkap Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya kepada Tribunnews, Sabtu (6/12/2014).
Lintasan siklon Hagupit ada di sebelah utara dari lintasan Siklon Haiyan yang pernah mengerjang Filipina pada 7 November 2013 lalu dengan kecepatan 315 km per jam. Filipina sangat rawan diterjang siklon. Ribuan penduduk telah tewas akibat siklon.
Dalam 10 tahun terakhir beberapa siklon besar yang menerjang Filipina antara lain siklon Haiyan (November 2013, 7.300 orang tewas), Bopha (Desember 2012, 1.901 tewas), Washi (Desember 2011, 1.268 tewas), Fengshen (Juni 2008, 1.410 tewas), Durian (Desember 2006, 1.399 tewas), dan Winnie (November 2004, 1.593 tewas).
Posko BNPB terus memantau perkembangan siklon Hagupit ini dengan menggunakan sistem InAWARE (Indonesia All Hazard Warning Risk Evaluation) hasil kerja sama dengan Pacific Disaster Center.
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dampak siklon Hagupit. Hujan ringan hingga sedang berpotensi di wilayah Kalbar bagian selatan, Kalteng, Kaltara, Sulut, Malut, dan Papua Barat. Gelombang laut dengan tinggi 2 sampai 3 meter di Perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, Perairan timur Halmahera, Perairan Raja Ampat, Perairan utara Papua Barat. Gelombang laut dengan tinggi 3 hingga 4 meter di Perairan Kepulauan Talaud, Perairan utara Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera dan Papua. BMKG mengimbau masyarakat untuk
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : geber website devt
Copyright © 2013. DAIRI FM CIREBON - All Rights Reserved
Template Created by : MASKOLIS