Latest Post

FATIK Band : Melayu Unik Dari Bandung

Written By radiodairicirebon on Selasa, 04 Oktober 2016 | 03.41

Pelangi Records - Band dengan konsep melayu? itu sudah biasa. Tapi bagaimana jika konsep melayu dipadukan dengan nuansa timur tengah dan diberi sentuhan string dari biola serta gaya bernyanyi ala grup band Muse asal Inggris?
Bingung kan?? Tenang aja, semua konsep tersebut terdapat dalam Fatik Band. Band asal Bandung, Jawa Barat yang beranggotakan Abra (vokal), Mende (gitar), Faisal (bass) dan Mamang Luis (drummer) tersebut memang cukup unik.


Dikatakan unik karena di setiap penampilan mereka, Abra sang vokalis selalu bernyanyi sambil bermain biola. "Ada beberapa aransemen dia main biola. Dia memang selalu main biola. Kebetulan lagu-lagunya kan dia yang ciptain. Itu yang ditonjolkan," jelas Mamang Luis.

Melayu kreatif. Begitu kesepakatan mereka jika ditanya mengenai konsep yang di usung. Nuansa melayu memang kental terasa dalam lagu-lagu mereka. Namun bukan seperti melayu-melayu seperti yang biasa kita dengar. "Kalau orang lain bilang sih melayu modern. Karena vokalisnya muse banget. Kita kiblatnya memang muse. Jadi melayunya agak dimiringin. Lebih kreatif lah," kata Mamang Luis beralasan.

Konsep tersebut sangat terasa dalam single perdana mereka yang berjudul Suka Pacar Orang. Dengan tempo up beat, single yang bercerita mengenai seorang pria yang mencintai pacar orang lain tersebut memang terdengar lebih fresh dan berbeda dari konsep melayu yang lebih dahulu diusung oleh band-band lainnya. Kebetulan, single tersebut juga diciptakan oleh Abra.
"Dia itu kalau lihat pacar orang lain gimana gitu. Suatu saat, dia mau bikin lagu tentang itu. Ya sudah, jadinya ini," papar Mamang Luis.
Dan lagi-lagi, Abra pun tak mau melupakan ketrampilannya dalam bermain biola. Permainan biolanya membuat single ini menjadi lebih riang.
So, bagi para penggemar musik melayu, jangan lewatkan single perdana Fatik band yang berjudul Suka Pacar Orang ini.......
Salam Musik Indonesia !!!
(Dairi FM)


IGO "Yang Kedua Kali"

Written By radiodairicirebon on Senin, 03 Oktober 2016 | 21.47

Le Moesiek - Setelah lama menghilang dari panggung musik Indonesia Igo Pentury atau yang lebih dikenal dengan nama Igo kembali hadir dengan single terbaru bertemakan patah hati.

Lagu ciptaan Hendy Irvan yang berjudul “Yang Kedua Kali” ini mengisahkan tentang seorang pria yang disakiti kekasihnya untuk yang kedua kalinya hingga akhirnya ia memilih untuk pergi menjauh. Dengan lirik yang sederhana namun menyayat hati dan iringan musik yang lembut lagu ini mampu membangkitkan emosi pendengar.

Ditambah dengan kualitas suara Igo yang apik dan sudah tidak diragukan lagi, lagu ini diharapkan akan mampu diterima dengan baik oleh penikmat musik tanah air.


Satu single lagi persembahan Le Moesiek Revole ini diharapkan dapat ikut menghibur pecinta musik. Dan biarlah musik Indonesia tetap menjadi tuan rumah di publiknya sendiri. (Dairi fm)

Kinan & Gugum "Gampangan"

Selo Sakti Records - KINAN Sosok siswa yang aktif, positif dan entertaint punya bakat nyanyi.. dan GUGUM awal karirnya bersama P-project tahun 1996, gugum mempunyai cita cita ada keluarga penerus jejaknya karna terpikir kepada anaknya yg masih kecil walaupun sudah diajarin nyanyi sejak dini justru gugum menemukan bakat dari ponakannya yaitu KINAN.  

Dari keseharian Gugum P-project selain  ngajak main anak semata wayangnya arkarna yang hampir 4 tahun, dia juga mengisi luangnya di rumah kalo nggak olah raga sepeda statis & treadmil dia juga selalu mainin gitarnya sambil cari inspirasi notasi lagu buat project pop. dari situlah tercipta lagu-lagu project pop dengan tema nyeleneh "angkat dong" "awas anjing galak" "Cinlok" "Batal Kawin" dan terakhir yang Fenomenal yang sekarang masih nempel di telinga pendengar musik indonesia yaitu lagu "Bukan Super Star" tapi ada kalanya lagu yang tercipta tidak semuanya pas dibawain project pop. 

Seperti  halnya lagu " GAMPANGAN " ini ceritanya tentang orang yang gampang bilang suka gampang bilang cinta lebih cocok buat anak anak remaja yang masih pacaran, yang belum seriusan. dari situlah Gugum mencoba ponakanya KINAN yang hobby nyanyi  yang baru menginjak usia 17 tahun, alumni SMU 20 Bandung yang sekarang menjadi mahasiswa tekhnik sipil itenas bandung untuk menyanyikan lagu Gampangan ini, karena lagu ini pun tidak terlalu sulit.. easy listening maka dengan sekali take vokal Kinan dapat mengusai lagu tersebut dengan baik.

Pemutaran Perdana di Dairi FM Cirebon (Senin, 3 Oktober 2016)

Written By radiodairicirebon on Minggu, 02 Oktober 2016 | 21.56

Yang lagunya rilis hari ini dan pemutaran perdana...
1. Paskal 
Setelah tidak lagi bersama label lama, PASTO (Meltho & Mario) akhirnya berganti nama menjadi PASKAL dan ada dibawah label NAPAKBOEMI. Merilis single yang berjudul "Ku Yakin Kau Milikku". Dengarin lagunya siang ini jam 13:00 wib #musiksiang

2. CJR
Kiki, Aldi dan Iqbal terus menncapai pendewasaan diri. Seiring dengan Iqbal yang harus berpisah karena mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah ke New Mexico, Amerika. Single "Jika Bisa Memilih" berbarengan dengan persembahan terakhir Iqbaal dalam bentuk film musical berjudul "Ada CInta di SMA". Filmnya sendiri bisa dinikmati mulai 6 Oktober 2016. Dengerin lagunya jam 15:00 wib #caferequest

3. Melodi Band
Salah satu band pendatang baru yang akan ikut bersaing dengan musisi lainnya di genre Pop Melayu. Buat teman Dairi pencinta lagu pop melayu bisa dengerin Melodi Band "Tetap Aku Cinta Kamu" dibawah label Aries Music Production, malam ini jam 19:00 wib #temanrequest 

Arema Menanti Aksi Gelandang Australia Nick Kalmar

Written By radiodairicirebon on Rabu, 28 September 2016 | 23.42

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Laga kandang di pekan 21 kompetisi ISC A bagi tim Arema Cronus akan jadi panggung menarik bagi para pemain baru.
Nick Kalmar menjadi salah satu pemain yang perlu memanfaatkan pertandingan yang akan digelar di stadion Gajayana itu untuk menunjukkan aksi andalannya.
Pemain yang baru bergabung itu mendapat dukungan dari tim pelatih agar bisa kembali tampil apik di laga melawan tim Mitra Kukar pada Jumat (30/9/2016).
Laga ke empat tim Arema Cronus di putaran dua ISC A itu akan menjadi pertandingan kedua bagi Kalmar dalam membela Arema.
Tidak berlebihan bila di pertandingan nanti banyak pihak yang menantikan aksi pemain berpaspor Australia itu.
Pemain yang diplot sebagai gelandang bertahan itu dinilai sudah memiliki waktu yang cukup dalam beradaptasi sehingga sudah waktunya menunjukkan kemampuan aslinya.
Kalmar menjalani debut bersama Arema Cronus saat tandang ke markas Bhayangkara United pad 17 September lalu.
Saat itu ia baru saja tiba di Malang dan hanya menjalani beberapa hari latihan berdama tim sebelum ikut bertanding.
Meski secara keseluruhan perannya di tim belum nampak, tapi Nick Kalmar sudah langsung mencatatkan asist di laga perdananya.
"Dia (Kalmar) baru sekali bermain. Masih banyak pertandingan yang harus dijalani. Dia sudah membuat start yang bagus, dan masih akan menghadapi jalan panjang," ujar Milomir Seslija, pelatihArema Cronus kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (28/9/2016).
Pelatih yang akrab dipanggil Milo itu menyebut Kalmar sudah menunjukkan peningkatan bila dilihat dari latihan tim.
"Dalam beberapa waktu terakhir ia sudah memiliki waktu penyesuaian yang panjang. Dia juga sudah menunjukkan peningkatan performa fisiknya," tambah Milo.
Nick Kalmar di laga nanti memang memiliki tantangan tersendiri.
Pemilik nomor punggung 32 itu akan mulai berkolaborasi dengan skuat inti Arema. Sebagai pemain gelandang ia harus memiliki koordinasi yang bagus dengan para pemain belakang dan pemain depan.
Kerjasama dengan sesama pemain tengah juga jadi kunci permainan. Untuk pertama kalinya ia akan bergantian peran dengan Raphael Maitimo.
Di pertandingan sebelumnya, pemain berdarah Kroasia itu memiliki peran penting dalam kemenangan Arema 1-0 atas BFC.
Kalmar yang turut membantu serangan mampu memberikan umpan terobosan yang diselesaikan dengan baik oleh Cristian Gonzales sebagai satu-satunya gol di laga itu.
"Dia akan lebih baik lagi dan dia harus menunjukkan mengapa dia bermain di Arema," tegas Milo kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sejumlah Pejabat Malah Bermain Gadget saat Rapat Paripurna

Kuningantrust.com – Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kuningan baru-baru ini, selain banyak kekosongan kursi peserta sidang, sebagian dari peserta rapat dari kalangan pejabat penyelenggara negara di kuningan, malah terlihat asyik memainkan gadget.
Padahal rapat paripurna yang tengah berjalan itu, merupakan permintaan anggota legislatif kepada pejabat eksekutif dalam pelaksanaan kerja pemerintah daerah.
Sidang Paripurana yang terbuka bagi masyarakat, sejumlah pejabat sepertinya enggan menyimak pidato penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi mengenai rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belaja daerah kabupaten kuningan tahun 2016.
Sebagian dari pejabat dan anggta legislative terlihat tidak serius mengikuti siding tersebut, seolah-olah hanya menunaikan kewajiban hadir dalam siding yang berlangsung sekitar tiga jam itu.
Kondisi itu persis saat penyampaian yang dilakukan oleh tiap juru bicara dari masing – masing fraksi, seperti penyamapaian dari fraksi PAN Persatuan. frkasi PDIP Restorasi, fraksi PKB, fraksi Demokrat, fraksi PKS dan fraksi gerindra.
Sidang Paripurna Istimewa itu, tanpa dipimpin ketua DPRD Kuningan, diwakili oleh unsur pimpinan DPRD yakni, Hj Kokom Komariyah  berjalan lancar.
sementara itu, Ketua DPRD Kuningan, Rana Suparman saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan sebelum pelaksanaan rapat, dirinya menghadiri undangan di Kecamatan Ciwaru yang melibatkan unsur Muspika setempat dan sejumlah kepala sekolah se-Kecamatan Ciwaru.
“Di sana kami membahasa tentang kebijakan program pemerintah, mulai dari infrastruktur dan sebagainya. Kemudian saat hendak bubar dan sudah berkemas untuk meninggalakn kegiatan, saya ditelepon dari sekretariat bahwa rapat paripuna akan dimulai,” katanya. (Ipay)

Komplex Band "Tak Mungkin Lagi"

SMD - Band Asal kota Bandung ini akhirnya bisa merilis single terbaru mereka. KompleX Band terbentuk pada tanggal 10 juli 2015. Walaupun baru terbentuk selama 1 tahun, KompleX Band sudah mempunyai beberapa prestasi, diantaranya adalah, ”Juara 1 Parade Band se Bandung selatan”, “Juara 1 festival Rock se jawa Barat” dan “ The Best vocal Festival se jawa Barat”. Sebelumnya KompleX Band pernah merilis 2 single. Namun di 2 single sebelumnya Komplex Band merilis single mereka sendiri, tanpa bergabung atau bekerjasama dengan label maupun management.

Namun di 2016 ini Komplex Band resmi bergabung dengan SMD Records (Surya Musik Distribusi) sebagai records label dan Distributor untuk merilis single terbarunya “ Tak Mungkin Lagi”.

Selainrilis single terbarunya, Komplex Band juga sekaligus merilis personel baru mereka. Awalnya KompleX Band terdiridari 6 personel, namun kini KompleX Band memutuskan untuk merubah jumlah Personel mereka Menjadi 3 personel saja, dan 3 personelnya memutuskan untuk menjadi additional tetap.

“Ini memang sudah menjadi keputusan kami, untukmerubah jumlahpersonel yang awalnya 6 orang menjadi hanya 3 orang personel aja”. Ungkap Yadi, additional bass sekaligus Executive produser dari Komplex Band. Yadi juga mengungkapkan, walaupun personel KompleX Band mejadi 3 orang saja, namun  3 personel yang lainnya tetap tergabung dalam KompleX band, tetap membuat karya-karya baru secara bersama-sama.

Single  “TakMungkinLagi” menceritakan tentang seseorang yang berhenti berharap kepada mantannya, karena dia sadar bahwa orang yang dicintainya telah menjadi milik orang lain, jadi tak mungkin lagi untuk dimilikinya. Tapi dia yakin cinta sang mantan itu tetap untuknya.


Semoga Single “TakMungkinLagi” bisa diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia, bisa menambah warna baru,serta bisa terus berkiprah danberkarrya di blantika music Indonesia. 

Esal Revano "Masih Adakah Cinta"

 
Support : geber website devt
Copyright © 2013. DAIRI FM CIREBON - All Rights Reserved
Template Created by : MASKOLIS